Cara menghitung tagihan listrik sebulan


Untuk anda yang ingin mengetahui cara menghitung tagihan listrik sebulan
Bagi kita yang menggunakan listrik dari PLN (Perusahaan Listrik Negara), pasti sudah tidak asing dengan yang namanya Meteran (KWH meter).

Alat ini sebenarnya memiliki fungsi untuk menghitung pemakaian daya listrik terpakai dalam satuan Kilowatt per Hours (KWH).

Kilowatt per Hours Atau dalam bahasa Indonesia berapa pemakaian daya listrik dalam satuan seribu watt (KW) dalam setiap jam (Hours).

Berapa sebenarnya pemakaian listrik anda sebulan?

Mungkin selama ini sebagian dari anda belum mengetahui cara menghitung tagihan listrik sebulan.

Untuk anda yang ingin mengetahui bagaimana cara menghitung pemakaian daya listrik yang anda pakai selama sebulan, berikut kita akan memberikan cara menghitungnya.
Baca juga: Menghitung Tagihan Listrik untuk Industri

Agar setelah anda mengetahui total pemakaian listrik anda selama sebulan, anda akan mengetahui berapa kira-kira tagihan listrik anda sebulan.
Cara menurunkan tagihan listrik

cara menghitung tagihan listrik sebulan
Pemakaian Listrik


Menghitung Tagihan Listrik sebulan

Disini kita coba berbagi bagaimana cara menghitung tagihan listrik perbulan:
  • Untuk dapat menghitung berapa pemakaian listrik anda sebulan, pertama anda harus mencatat peralatan listrik apa saja yang anda gunakan.
  • Catat juga berapa besar daya listrik dari masing-masing peralatan listrik tersebut dalam satuan Watt. Biasanya besar daya listrik sudah tertera pada masing-masing peralatan listrik yang kita miliki.
  • Lalu anda juga harus mencatat berapa lama kira-kira peralatan listrik tersebut anda nyalakan dalam satuan jam.

Setelah kita mendapatkan data dari beberapa hal diatas, selanjutnya kita mulai melakukan perhitungan.

Apa saja Peralatan Listrik yang digunakan
Sebagai contoh :
Jika di rumah kita memiliki berbagai peralatan listrik terpasang, antara lain:
  • Lampu untuk penerangan sebanyak 10 buah Lampu dengan daya masing-masing 30 watt
  • Pendingin ruangan (AC) sebanyak 2 unit dengan daya masing-masing 1 PK (1 pk = 1 tenaga kuda, sama dengan 750 watt).
  • 1 set Televisi dan digital parabola sebesar 100 watt.
  • 1 unit setrika 300 watt.
  • 1 unit mesin cuci 350 watt.
  • 1 unit Lemari es 300 watt.

Lama Pemakaian Alat-alat listrik
Rincian lama pemakaian masing-masing alat listrik dalam satu hari:
  • 10 buah Lampu menyala dari jam 18.00 sampai dengan 06.00, berarti lama pemakaian adalah: 12jam
Maka total kwh 10 buah lampu adalah: 10 buah x 30 watt x 12 jam = 360 watt

  • 2 buah pendingin ruangan (AC) menyala dari jam 12.00 sampai dengan 24.00, berarti lama pemakaian adalah : 12jam
Maka total kwh 2 unit pendingin ruangan (AC) adalah: 2 unit x 750 watt x 12 jam =18.000 watt
Cara menghitung kebutuhan AC
  • Televisi dan digital parabola menyala dari jam 06.00 sampai dengan 22.00, berarti lama pemakaian adalah : 16jam
Maka total kwh televisi dan digital parabola adalah: 1 set x 100 watt x 16 jam = 1.600 watt

  • Setrika dipakai setiap hari selama 2 jam
Maka total kwh setrika adalah: 1 unit x 300 watt x 2 jam = 600 watt

  • Mesin cuci dipakai setiap hari selama 2 jam
Maka total kwh mesin cuci adalah: 1 unit x 350 watt x 2 jam = 700 watt

  • Lemasi es menyala sepanjang hari , atau selama 24 jam
Maka total kwh lemari es adalah: 1 unit x 300 watt x 24 = 7200 watt


Total daya listrik yang kita pakai setiap harinya adalah:

360 watt + 18.000 watt + 1.600 watt + 600 watt + 700 watt + 7200 watt = 28.460 watt.


Karena nilai daya listrik total yang kita butuhkan adalah dalam satuan KW (1.000 Watt), maka Untuk mendapatkan nilai KWH , maka hasil total daya diatas harus dibagi 1000.

Maka 28.460 watt dibagi 1000 sama dengan 28,46 KW

Jika alat listrik dan lama pemakaian alat listrik kita sesuai dengan contoh perhitungan diatas, maka Sekarang kita sudah mendapatkan hasilnya, bahwa pemakaian daya listrik kita setiap hari adalah 28,46 KWH

Dengan data diatas kita dapat menghitung berapa rupiah tagihan listrik anda dengan mengkalikan total KWH dengan TDL (Tarif dasar listrik) yang terpasang.

Jika Tarif dasar listrik dengan daya 1300 watt adalah Rp.1410, maka biaya tagihan listrik anda sehari adalah : 28,46 kwh x Rp 1410 = Rp 40.128,6 perhari.

Setelah kita mendapatkan pemakaian KWH selama satu hari, sekarang kita tinggal mengalikan dengan berapa hari dalam sebulan.

Jika sebulan adalah 30 Hari, maka biaya listrik sehari tadi dikali dengan 30 Hari.

Jika dalam sebulan pemakaian listrik anda sesuai atau sama dengan perhitungan pemakaian setiap harinya, maka tagihan listrik anda sebulan adalah:

Rp 40.128,6 x 30 hari = Rp 1.203.858

Anda bisa melakukan perhitungan pemakaian listrik anda sendiri, disesuaikan dengan langkah-langkah diatas.

Dengan mencatat pemakaian alat-alat listrik anda masing-masing setiap harinya lalu dikalikan dengan satu bulan.

Jika anda ingin mengurangi tagihan listrik anda setiap bulannya, maka mulailah berhemat dengan menggunakan berbagai peralatan listrik dengan bijak dan sesuai dengan keperluan.

Demikian artikel mengenai cara menghitung tagihan listrik anda sebulan.

Dengan mengetahui cara menghitung tagihan listrik perbulan, anda dapat mengetahui seberapa besar tagihan listrik anda sebulan dan berusaha untuk mengontrolnya dengan menghemat pemakaian alat-alat listrik.


Semoga artikel ini dapat bermanfaat !

Tempat kita berbagi ilmu





Postingan terkait:

33 Tanggapan untuk "Cara menghitung tagihan listrik sebulan"

  1. Bulan Peb-2017 Pembayaran saya Rp.291000,- KWH 1 bln=187.
    Harga PLN/Kwh=Rp 1467,28. Kalau dihitung seperti diatas pembayaran saya hanya 1467,28 x 187 = Rp 275398,-
    Jadi ada selisih Rp 15601,- Dari mana datang selisih ini.??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas kunjungannya

      Dari data diatas,
      Pembayaran : Rp.291.000
      Kwh terpakai : 187 Kwh, TDL : Rp.1467,28
      Tagihan listrik : Rp.1467,28 x 187 = Rp.274381,36
      Selisih : Rp.291.000 - Rp.274381,36 = Rp.16618,64

      Selisih ini biasanya berasal dari tambahan biaya Administrasi dan PPJ (sekitar 3%).


      Jadi total yang harus dibayar pasti lebih besar sedikit dari perhitungan Kwh terpakai.

      Thanks

      Delete
  2. Dirumah saya pakai 900 v tp terkadang jeglek,jika saya pindah ke 1300 lbh mhal tidak ya dengan tarif tdl terbaru mei 2017?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas kunjungannya
      TDL Bulan Mei 2017 (Non-subsidi)
      Daya 900VA = Rp. 1352 /kwh
      Daya 1300VA = Rp.1467,28/kwh.

      Salam

      Delete
  3. mau tanya min...
    standar meteran saya pada january 2017 02425900-02444200
    itu = berapa kwh?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas kunjungannya
      Kalo saya perhatikan angka pada KWH meter anda ada 8 digit, biasanya hanya 6 digit utk Kwh meter Pasca bayar.

      Namun, menurut saya dua digit terakhir satuan seperseratus KWH.
      Jadi yang dihitung hanya 6 digit diawal.
      024442 - 024259 = 183 KWH.

      Salam

      Delete
  4. Tagihan lstrik bulanan saya kok tambah bengkak yah..padahal ga pnya Ac trus siang mlm lampu hnya kamar aja yg nyala.
    Menurut mas normal ga sih??bulan desember saya byr listrik cm 200 rb,skrng bs smpe 700rb per bulan..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas kunjungannya

      Saran saya, Coba tanyakan langsung ke pihak PLN karena jelas tagihannya tidak normal.

      Thanks

      Delete
  5. AnonymousJuly 02, 2017

    mau tanya pak...pemakaian listrik saya 19 kwh nilai rupiah yg dibayar 78.588,- ,,kok gede amat ya pak...thx

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas kunjungannya

      Saran saya, Coba tanyakan langsung ke pihak PLN karena jelas tagihannya tidak normal.

      Thanks

      Delete
  6. Maaf pak mau tanya tentang cara menghitung biaya pemakaian listrik untuk industri
    Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas kunjungannya
      Perhitungan Biaya listrik Rumah tangga dengan Industri memang memiliki banyak perbedaan, untuk penjelasannya dapat dilihat pada artikel: Menghitung Biaya Listrik Industri

      Salam

      Delete
  7. Tagihan listrik saya juga aneh, bulan lalu byr 2 bulan bayar 770rb. Bulan ini saya cek tagihan saya mencapai 445rb, saya pasang AC tp hanya dipakai malam hari, siang AC tidak nyala dan lampu banyak dimatikan. Yg menyala hanya lampu dapur dan lampu teras kalau malam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas kunjungannya

      Saran saya, Coba tanyakan langsung ke pihak PLN karena jelas tagihannya tidak normal.

      Thanks

      Delete
  8. Klu daya 6500 kira2 brpa pembayaran perbulannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas kunjungannya
      Untuk Daya terpasang 6500W, masuk dalam golongan Tarif B-2/TR daya 6600VA s/d 200KVA, Tarifnya Rp.1467,28/KWH (TDL 2017).
      Pembayaran perbulannya tetap disesuaikan dengan seberapa banyak penggunaan daya dari berbagai alat listrik yang anda miliki.
      Anda dapat menghitungnya dengan cara perhitungan diatas.
      Salam

      Delete
  9. Maaf pak sy mau tanya, kalau meteran saya di bulan juli 04147600 - 04648800 dan kebetulan sy masih pakai daya yg 450 Va berarti di bulan juli ini kira" tagihan saya kena berapa ya??
    Kok sy cek kmrn tagihannya sampe 2,5jt, padahal sy tdk prnh pake AC..
    Paling cm tv, kulkas, ricecooker dan lampu aja.
    Mhn jawabannya ya pak..
    Mksh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas kunjungannya
      Kalau kita hitung pemakaian KWHnya sekitar 5120KWH, kalo dikalikan TDL 450VA Rp.415/KWh, totalnya adalah: Rp.2.079.980
      Kalo ditambah PPJ,Administrasi,dll, masih masuk akal tagihannya mencapai 2,5jt.
      Namun yang menjadi masalah kenapa daya 450VA pemakaian KWH mencapai 5.120KWH?
      Padahal maksimal pemakaian daya hanya 450x0,8 = 360Watt (0,36KW).
      jika 0,36KW x 24 jam x 30hari = maksimal hanya 259,2KWH perbulan.
      Kemungkinan Daya yang terpasang melebihi 450VA, sehingga pemakaian melebihi dari batas maksimal, atau KWH-meter sudah tidak akurat.
      Saran saya coba langsung tanyakan dengan pihak PLN.

      Salam

      Delete
  10. Periode perhitungan tagihan pemakain dari tanggal berapa ke tanggal brapa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Perhitungan pencatatan pemakaian Listrik, dibagi menjadi 3 periode, Tanggal 1 s/d 1. tgl 5 s/d 5 dan tagl 10 s/d 10 bulan berikutnya
      Salam

      Delete
  11. saya mau tanya masih wajar tidak saya bayar 580.116 stand meter saya 00024569-00024935. terimakasih admin . tolong d bantu ya

    ReplyDelete
  12. Total pemakaian 366KWH, jika TDL Rp.1467,28/KWH, berarti totalnya:Rp.537.024, ditambah biaya Adm, PPJ, masih Normal jika harus dibayar Rp.580.116
    Thanks

    ReplyDelete
  13. gan mau nanya emang kalau kita bayar listriknya ga tanggal30 tapi tanggal 1 itu dihitung 2 bulan ya wala ubeda sehari?mekanismenya gimana ya? kan kita belum tau bulan depan pemakaianya akan berapa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Perhitungan pencatatan pemakaian Listrik, dibagi menjadi 3 periode, Tanggal 1 s/d 1. tgl 5 s/d 5 dan tagl 10 s/d 10 bulan berikutnya, kalau bayarnya telat sehari, ya tetap bayar bulan yang sudah berjalan
      Salam

      Delete
  14. Gan mau tanya, kalau pake AC 3/4 pk: 595 watt selama 24 jam dalam sebulannya berapa, bagaimana cara penghitungannya? Thanks.

    ReplyDelete
    Replies
    1. 595watt/1000 = 0,595kw
      0,595kw x 24jam x 30hari = 428,4kwh
      428,4kwh x TDL

      Salam

      Delete
  15. KALAU HITUNGAN 3 PHASE HITUNGAN RUMUS GIMANA MIN...

    ReplyDelete
  16. Klo maksimal pemakaian listrik 450 W itu dalam sebulan brp ya ????

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk menghitungnya harus diketahui, lama pemakaian berapa jam

      Delete
  17. Min mau tanya 3 pembagian perhitungan itu gimana maksudnya?
    Tiap bln tgl pembagiannya ga netap?
    Atau tergantung beban listriknya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. karena pelanggan PLN jumlahnya banyak, jadi perhitungannya dibagi menjadi 3 periode

      Delete

Terima kasih atas kunjungan Anda.

Silahkan beri masukan, saran, kritik, ataupun Pertanyaan dengan kata-kata yang sopan. Setiap Komentar akan saya periksa terlebih dahulu sebelum diposting dan akan saya jawab sebisa mungkin