Bagaimana cara Menentukan ukuran kabel listrik yang benar


Memilih ukuran kabel yang sesuai dengan KHA.
Apa yang dimaksud dengan memilih Kabel listrik sesuai dengan KHA?
Kabel listrik memiliki ukuran luas penampangnya masing-masing, semakin besar penampang kabel tentunya kemampuan hantar arusnya juga semakin besar.

KHA adalah:
Seberapa besar arus listrik yang dapat dibebankan pada suatu kabel listrik disebut dengan Kemampuan Hantar Arus atau KHA.

Sebelum kita memasang suatu instalasi listrik, baik itu instalasi listrik 3 (tiga) phase maupun instalasi listrik 1 (satu) phase, diperlukan berbagai perhitungan yang benar untuk menentukan bahan – bahan listrik yang akan digunakan.



Hal yang paling penting dalam suatu instalasi listrik, adalah bagaimana memilih jenis dan ukuran Penghantar kabel listrik yang tepat.
Baca juga: Rumus menghitung daya listrik

memilih ukuran kabel listrik yang tepat
Kemampuan Hantar Arus Kabel Listrik

Kabel yang terdapat pada suatu instalasi listrik, memiliki jumlah yang berbeda menurut jenis instalasi yang dipasang, baik itu instalasi listrik 1 Phase dan 3 Phase.

Dua jenis Instalasi listrik:
  • Instalasi listrik 1 (satu) phase
Instalasi listrik 1 (satu) phase adalah instalasi listrik yang biasanya menggunakan jaringan 3 (tiga) kabel penghantar utama, yaitu:
  1. Kabel Phase (biasanya menggunakan kabel berwarna merah)
  2. Kabel Netral (biasanya menggunakan kabel berwarna hitam)
  3. Kabel Grounding atau Arde (biasanya menggunakan kabel berwarna kuning dengan garis hijau)

Instalasi listrik 1 phase umumnya yang paling banyak kita gunakan pada instalasi listrik dirumah.

Listrik 1 (satu) phase biasanya memiliki tegangan antara Phase dengan Netral sebesar 220 Vac.

  • Instalasi listrik 3 (tiga) phase
Instalasi listrik 3 (tiga) phase adalah instalasi listrik dengan menggunakan jaringan 5 (lima) kabel penghantar utama, yaitu:
Old Cable Colour Code
  1. Kabel Phase R (biasanya menggunakan kabel berwarna merah)
  2. Kabel Phase S (biasanya menggunakan kabel berwarna kuning)
  3. Kabel Phase T (biasanya menggunakan kabel berwarna biru)
  4. Kabel Netral (biasanya menggunakan kabel berwarna hitam)
  5. Kabel Grounding atau Arde (biasanya menggunakan kabel berwarna kuning dengan garis hijau)
New Cable Colour Code
  1. Kabel Phase R (biasanya menggunakan kabel berwarna Merah)
  2. Kabel Phase S (biasanya menggunakan kabel berwarna Kuning)
  3. Kabel Phase T (biasanya menggunakan kabel berwarna Hitam)
  4. Kabel Netral (biasanya menggunakan kabel berwarna Biru)
  5. Kabel Grounding atau Arde (biasanya menggunakan kabel berwarna kuning dengan garis hijau)

Instalasi listrik 3 (tiga) phase biasanya digunakan khusus untuk kebutuhan suatu usaha, pabrik atau industri, dan memiliki tegangan sebesar 380 Volt

Ingat :
Pastikan disetiap instalasi listrik yang terpasang dilengkapi dengan kabel grounding.


Setiap instalasi diharapkan memiliki standarisasi warna kabel penghantar, ini bertujuan untuk mempermudah dalam pemasangan dan perbaikan nantinya.

Hal yang terpenting dalam pemasangan suatu instalasi listrik, adalah bagaimana memilih dan menentukan ukuran kabel penghantar listrik.

Kabel listrik yang akan digunakan pada instalasi listrik tersebut harus mampu dibebani dengan berbagai daya listrik dari berbagai peralatan listrik yang digunakan.

Mengapa ukuran kabel harus disesuaikan dengan beban yang ada?
Kabel listrik berfungsi untuk menghantarkan arus listrik dari sumber listrik menuju beban daya suatu alat listrik.

Semakin besar daya dari berbagai alat listrik yang digunakan tentunya akan membutuhkan ukuran kabel yang besar pula.

Karena jika beban arus yang besar ditanggung oleh penghantar yang memiliki ukuran kecil atau melebihi kemampuan hantarnya, ini akan menyebabkan suhu kabel menjadi panas, bahkan dapat menyebabkan kabel tersebut terbakar.

Karena itulah dalam menentukan ukuran kabel untuk suatu instalasi listrik adalah hal yang sangat penting.

Kesalahan dalam memilih ukuran kabel yang terlalu kecil dapat menyebabkan resiko bahaya yang fatal (kebakaran).
Baca juga: memilih jenis kabel

Bagaimana jika kabel yang kita gunakan memiliki ukuran yang lebih kecil dari beban arus yang ditanggungnya ?
Seperti yang kita bahas sebelumnya, jika ukuran kabel terlalu kecil dapat menyebabkan suhu kabel penghantar tersebut menjadi panas dan bahkan bisa terbakar.

Selain itu ukuran kabel yang terlalu kecil juga dapat menyebabkan kerugian tegangan yang lebih besar (Tegangan Drop).

Bagaimana kalau kita menggunakan kabel yang memiliki ukuran jauh lebih besar, melebihi Total Arus listrik yang ada ?
Jika kita menggunakan kabel penghantar listrik yang lebih besar, dan bahkan jauh melebihi kebutuhan total arus listrik yang akan ditanggung kabel tersebut, hal ini memang jauh lebih baik.

Jika kemampuan hantar Arus kabel yang digunakan jauh lebih besar melebihi beban arus maksimal pada instalasi tersebut, Kabel tidak akan mengalami peningkatan suhu.

Namun jika dipandang dari segi biaya (ekonomi), Harga beli kabel akan menjadi meningkat, dan hal ini menjadi suatu pemborosan biaya.
Apa yang dimaksud dengan ukuran kabel listrik

Lalu bagaimana menentukan ukuran kabel penghantar yang benar?

Untuk menentukan ukuran kabel yang akan kita gunakan untuk pemasangan suatu instalasi listrik, baik itu instalasi listrik 1 (satu) phase maupun instalasi listrik 3 (tiga) phase, harus diketahui terlebih dahulu seberapa besar beban arus (Ampere) maksimal yang akan ditanggung kabel penghantar tersebut.
Cara menghitung arus listrik dengan Hukum Ohm

Setelah beban arus maksimal diketahui, selanjutnya kita bisa menentukan ukuran kabel penghantar sesuai dengan Tabel Kemampuan Hantar Arus (KHA) di bawah ini :

Tabel Kemampuan Hantar Arus suatu kabel penghantar
memilih ukuran kabel yang tepat dan sesuai
Tabel KHA

Sebagai contoh :
1. Suatu instalasi listrik 1 phase, memiliki beban arus listrik maksimal sebesar 100 Ampere, maka kita dapat menggunakan kabel dengan kemampuan hantar arus yang lebih besar sekitar 125 % dari 100 Ampere.

125 % x Arus maksimal

125 % x 100 Ampere = 125 Ampere.

Kemudian kita bisa lihat di tabel KHA diatas, ukuran kabel yang mampu menghantarkan arus sebesar 125Amp.

Jika di tabel tidak ada yang 125Amp, kita dapat memilih besar arus yang mendekati , namun ingat jangan memilih nilai arus yang lebih rendah dari 125Amp.

Dari Tabel KHA diatas, maka yang mendekati adalah 135 Amp.

Maka kita bisa memilih kabel yang mampu menghantarkan arus sebesar 135 Amp, yaitu kabel dengan ukuran penampang sebesar 35 mm2.

Maka sebaiknya kita menggunakan Kabel listrik dengan ukuran 35 mm2.

2. Suatu instalasi listrik 3 Phase, memiliki beban maksimal tiap phasenya adalah sebesar 200 Ampere, maka ukuran Kabel listrik yang akan kita gunakan sebaiknya yang memiliki kemampuan Hantar Arus sebesar :

125 % x Arus maksimal

125 % x 200 = 250 Ampere.

Sama halnya dengan perhitungan pertama, kita bisa lihat dari Tabel KHA diatas, Kabel yang mampu menghantarkan arus sebesar 250 Amp adalah Kabel dengan ukuran penampang 95 mm2.

Maka ukuran kabel yang sesuai untuk Instalasi listrik tersebut adalah kabel dengan ukuran 95mm2.


Demikianlah artikel mengenai bagaimana cara menentukan ukuran kabel penghantar listrik yang benar menurut kemampuan hantar arus (KHA) kabel tersebut.

Selain itu, hal yang perlu kita perhatikan juga, adalah menentukan jenis penghantar yang sesuai dengan kebutuhan suatu instalasi, dan hal ini akan kita bahas pada artikel yang berikutnya.
Jenis-jenis Kabel listrik dan kegunaannya


Semoga bermanfaat !

Tempat kita berbagi ilmu
Dikutip dari berbagai sumber



Postingan terkait:

98 Tanggapan untuk "Bagaimana cara Menentukan ukuran kabel listrik yang benar"

  1. mas, taunya dapet 35 mm2 dan 95 mm2 itu dari mana yaa ? dari contoh soal diatas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Begini, mas!

      Jika kita ingin menentukan berapa ukuran penampang kabel listrik yang kita butuhkan, kita harus tahu dulu berapa besar beban atau arus listrik yang akan kita pasangi kabel tersebut.
      sebagai contoh, jika arus listrik pada instalasi yang kita miliki sebesar 100 Ampere, maka terlebih dahulu kita kalikan dengan 125%, atau 125% x 100 ampere hasilnya adalah 125 Ampere. lalu kita tinggal lihat di tabel KHA (Kemampuan Hantar Arus), karena pada tabel untuk arus sebesar 125 Ampere tidak ada, sebaiknya kita pilih yang mendekati, namun jangan sampai nilainya lebih rendah dari 125 Ampere, maka yang ada di tabel adalah arus sebesar 135 Ampere. maka kita pilih ukuran kabel yang kemampuannya 135 Ampere, yaitu kabel dengan ukuran penampang sebesar 35 mm2.

      lalu kenapa harus dikalikan dengan 125% ?
      untuk menentukan kabel listrik sebaiknya kita pilih yang sedikit melebihi arus maksimal, agar kabel tersebut lebih tahan lama, dan suhu kabel tetap normal (Tidak panas)

      Semoga uraian diatas dapat menjawab pertanyaannya, ya.

      Thanks

      Hapus
  2. Terima kasih banyak .....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih juga atas kunjungannya

      Salam

      Hapus
  3. thank ilmunya, sgt bermanfaat

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih juga atas kunjungannya. salam

      Hapus
  4. Pak, apa panjang kabel dan voltage drop tidak di perlukan di dalam menentukan diameter kabel,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk beberapa Aplikasi, memang perlu diperhitungkan Panjang kabel yang digunakan.

      Namun biasanya pengaruhnya tidak terlalu besar, oleh karena jarak pemasangan utk kabel TR sebaiknya maks. 3km.

      Semakin panjang kabel memang berpengaruh pada meningkatnya resistan yang dapat mengakibatkan Tegangan Drop.

      dan tegangan Drop akan mengakibatkan Arus naik, kembali lagi dalam menentukan ukuran kabel adalah besar arus yang ditanggung kabel, dan utk mengantisipasi hal ini, maka sebaiknya ukuran kabel dikali safety faktor 125%.

      Hapus
  5. Mas, apa panjang kabel dan voltage drop tidak diperlukan utk mengetahui diameter kabel

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk beberapa Aplikasi, memang perlu diperhitungkan Panjang kabel yang digunakan.

      Namun biasanya pengaruhnya tidak terlalu besar, oleh karena jarak pemasangan utk kabel TR sebaiknya maks. 3km.

      Semakin panjang kabel memang berpengaruh pada meningkatnya resistan yang dapat mengakibatkan Tegangan Drop.

      dan tegangan Drop akan mengakibatkan Arus naik, kembali lagi dalam menentukan ukuran kabel adalah besar arus yang ditanggung kabel, dan utk mengantisipasi hal ini, maka sebaiknya ukuran kabel dikali safety faktor 125%.

      Hapus
  6. sekalian mau tanya mas,,, kaber ukuran berapakah yang ideal untuk instalasi listrik rumah dengan daya 450watt dan 1300watt?
    terimakasih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih atas kunjungannya

      utk listrik daya 450w(2A), dan daya 900w(4A) biasanya digunakan kabel ukuran 2,5mm2. lebih besar kabel yg dipakai tentu jauh lebih aman dan awet.

      jika dilihat dari tabel KHA bisa menggunakan kabel dgn ukuran yg lebih kecil. seperti kabel 0,75mm2.

      namun pastikan kabel yang digunakan memiliki standar SNI dan LMK.

      Hapus
  7. Mau tanya mas kalau menggunakan jenis kabel NYAF gimana caranya,kan kita tau bnyak jenis kabel seperti NYM,NYY ???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih atas kunjungannya

      Kabel NYAF:
      N (Kabel inti Tembaga berisolasi standard)
      Y (Selubung Isolasi berbahan PVC)
      A (Kabel berisolasi Tunggal)
      F (Kabel serabut / kawat halus)

      Kabel NYAF lebih lentur karena berbahan tembaga serabut.

      Semoga dapat bermanfaat!

      Thanks

      Hapus
    2. Iya mas, saya juga sama..
      Lampu penerangan saya buat tegangan DC 12 volt dgn arus max 20 ampere..
      Kira2 pakai kabel NYAF ukuran berapa biar aman..
      Apakah 2,5 mm cukup??

      Hapus
    3. Kabel 2,5mm2 cukup
      Salam

      Hapus
  8. Mas, misalkan saya ada perangkat dengan kapasitas 24A lalu saya beri kabel ukuran 1 mm (kapasitas 15A), apakah perangkat tersebut akan tetap menyala atau tidak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih sebelumnya atas kunjungan & pertanyaannya

      Kabel ukuran 1 mm2 menurut Tabel KHA, kemampuan maksimal 15A, jika digunakan untuk alat listrik 24A maka akan panas dan bisa terbakar.

      Thanks

      Hapus
  9. Pak mau nanya rumah saya 1300 watt (6A) rencana setelah dari mcb induk mau saya pasang 2 mcb 1A untuk lampu 1 nya lagi 6A untuk stopkontak & mengacu pada tabel diatas induk kabel lampu mau saya pasang ukuran 0.75 saja & untuk kabel induk stopkontak mau saya pasang ukuran 1.5 .... kira2 kira gimana itu pak apakah aman ??? ... terimakasih banyak sebelumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih atas kunjungannya

      Kabel ukuran 0,75mm2 untuk lampu dengan MCB 1 Amp, dan Kabel 1,5mm2 untuk MCB 6 Amp. sudah cukup bagus dan aman.

      Salam

      Hapus
    2. Terimakasih banyak pak jawabannya oh ya mengenai pembagian mcb itu gimana ya pak ?? mau saya sih, mau saya bagi 1A dan 5A karna mcb yg dimeteran PLN kan 6A, cuma ga ada ya pak mcb 5A ?? ... karna kalau saya pasang 6A juga sama dong pak dengan mcb yg dimeteran PLN & nanti kalau jalur stopkontak ada yg konslet tar mcb yg 6A dua2nya jeglek turun ya pak ??? .... mati semua jalur listrik nya berikut jalur lampu ... bener begitu ga ya pak ??? .... terimakasih banyak sebelumnya.

      Hapus
    3. Ide yang sangat bermanfaat,
      dengan memisahkan lampu dengan MCB tersendiri, jadi saat MCB jeglek karena pemakaian listrik berlebih, Lampu dapat tetap menyala.

      MCB 5A: MCB-UL-489-1P-5A-220V
      Namun jarang dijual dipasaran, atau bisa coba pesan terlebih dahulu di tokonya.
      Atau dapat dicoba dengan MCB 4A

      Salam

      Hapus
    4. Iya pak rencana saya sih begitu cuma saya cari yg 5A susah malah sempat diketawain sya ma toko listrik xixixi tapi tar sya coba pakai 4A ja dulu btw cuma project iseng2 di rumah sendiri ko pak baru belajar & kalau lagi mod baru dikerjain lagi hehehe ... makasih banyak sekali lgi pak tar kalau bingung sya tanya lagi ya pak terimakasih.

      Salam

      Hapus
    5. Oke, Siip... ditunggu kunjungan dan pertanyaan selanjutnya, biar sama2 belajar,

      Salam

      Hapus
  10. Mas, maaf mau tanya. Jika ada motor listrik 3 Phase dg daya 110 KVA. Bagaimana cara memilih besarnya kabel ? Tks sebelumnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih atas kunjungan dan pertanyaannya.

      Motor listrik 3ph, biasanya memiliki satuan KW atau Hp, kita anggap dayanya 110Kw.
      tegangan kerjanya 380V, dan cosphi 0,8.
      Pertama kita harus mencari Arus nominal (In) motor listrik tersebut dengan rumus daya:
      P= VxICosphiXakar3
      I= P:(VxCosphixakar3)
      I= 110.000w:(380x0,8x1,73)
      I= 110.000w : 525,92
      I= 209,15 Ampere.
      In motor listrik 110kw adalah 209,15Amp.
      jika dilihat di tabel, yang ada kabel 70mm2 utk 207Amp, dan kabel 95mm2 utk 250Amp.
      jadi sebaiknya menggunakan kabel dengan ukuran 95mm2.

      Thanks

      Hapus
    2. maaf ikut nimbrung, jadi dalam kasus ini kita beli kabel yang 3C-95 mm2 ya mas? setiap fasanya menggunakan kabel yang 95 mm2?
      terima kasih mas..

      Hapus
    3. Terima kasih atas kunjungannya.
      Ya. benar sekali, setiap phase menggunakan kabel 95mm2.
      Namun, sebaiknya menggunakan kabel 4 x 95mm2, 1 kabel lagi untuk disambung ke grounding.
      thanks

      Hapus
  11. Pak bisakah utk panjangan kabel stop kontak memakai kabel 2x2,5mm nym serabut? Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terma kasih atas kunjungannya
      Bisa, tapi sebaiknya menggunakan kabel 3x2,5mm 1 kabel untuk arde. dan jgn gunakan stop kontak untuk alat listrik yang melebihi batas kemampuan kabel tersebut. Thanks

      Hapus
  12. Assalamualaikum pak, kalau wiring untuk pencahayaan yang menggunakan mcb 10 A, cara menghitung KHA kabelnya gmn? Oh iya pak, apakah bapak ada buku referensi mengenai perhitungan KHA kabel? Kalau ada boleh saya tau ga pak. Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih atas kunjungannya.
      1.Sebenarnya ada Buku mengenai TABEL KHA yang lebih detail dan lengkap, saya tidak punya dan lupa nama/judul bukunya.

      TABEL KHA pada Artikel ini umumnya untuk kabel inti tembaga, dan ini bertujuan semata-mata untuk memberikan informasi yang mudah difahami secara umum, dan tetap dapat diaplikasikan di lapangan.

      2.Pencahayaan menggunakan MCB 10A, menggunakan Kabel tembaga dia. 1mm2 sudah cukup.

      Salam



      Hapus
  13. Mohon penjelasannya pak.berapa ukuran kabel yg sya gunakan.kebetulan sya punya dinamo altenator listrik 3 phase ukuran 30 kva yg rencananya utk mengaliri listrik ke rumah rumah warga(maklum tinggal dikampung tdk ada listrik).trima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih atas kunjungannya

      Alternator 30Kva (0,8 x 30Kva= 24kw)
      Arus nominalnya= 24.000watt : (380V x 0,8 x 1,73)= 45,6Ampere.
      Ukuran kabel yang dibutuhkan NYY 4 x 10mm2

      Thanks

      Hapus
    2. Apakah pengaruh jarak untuk menentukan ukuran kabelnya pak? Contoh sayah mempunyai genset 40kva dan jarak dari genset ke perumahan 2 km beban yg dibuthkan 45 A. Tolong bantuannya pak untuk menentukan besar kabelnya.

      Hapus
    3. Tentunya panjang Kabel akan berpengaruh pada Tegangan, dan akan menyebabkan Tegangan Drop, untuk menghitungnya dapat dilihat pada:
      Menghitung Drop Tegangan

      Salam

      Hapus
  14. Mas, apakah tau cara menentukan besar kabel netral? Misal trafo 2000 kVA, cara menentukan besar kabel untuk netralnya bagaimana ya?

    Trims sebelumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih atas kunjungannya
      Untuk menentukan ukuran kabel baik kabel fasa maupun kabel netral, caranya sama yaitu dengan menyesuaikan besar arus yang mengalir pada kabel tersebut.
      dapat dilihat pada artikel: https://duniaberbagiilmuuntuksemua.blogspot.co.id/2017/06/menentukan-besar-arus-dan-ukuran-kabel-netral-pada-listrik-1-fasa-dan-3-fasa.html

      Salam

      Hapus
    2. Tabel diatas menentukan Ukuran Kabel sesuai dengan Besar Arus listrik, Panjang kabel tentu memiliki pengaruh pada Besar Tegangan akhir, untuk menghitung berapa besar tegangan Drop, dapat dilihat pada:
      Menghitung Drop Tegangan

      Salam

      Hapus
  15. pak saya ingin bertanya 125% itu dapat darimna..??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih atas kunjungannya
      125% itu nilai safety faktor.
      Safety faktor bertujuan untuk memberi toleransi ukuran kabel lebih besar dari maksimal kemampuannya, Untuk menjaga kondisi ketahanan kabel dalam kondisi pemakaian jangka waktu yang lama dan berkelanjutan, serta menjaga saat terjadi lonjakan arus atau pun penambahan beban

      Salam

      Hapus
  16. Permisi Pak

    Ada sedikit koreksi mengenai postingan bapak


    Instalasi listrik 3 (tiga) phase

    Instalasi listrik 3 (tiga) phase adalah instalasi listrik dengan menggunakan jaringan 5 (lima) kabel penghantar utama, yaitu:

    Kabel Phase R (biasanya menggunakan kabel berwarna merah)
    Kabel Phase S (biasanya menggunakan kabel berwarna kuning)
    Kabel Phase T (biasanya menggunakan kabel berwarna biru)
    Kabel Netral (biasanya menggunakan kabel berwarna hitam)
    Kabel Grounding atau Arde (biasanya menggunakan kabel berwarna kuning dengan garis hijau)


    Disitu bapak menulis Phase T kabel warna Biru
    menurut standarisasi seharusnya warna kabel Phase T adalah Hitam,bukan Biru karena warna biru adalah warna untuk kabel Phase Netral

    Maaf jika saya mengoreksi postingan bapak,

    Salam...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih atas koreksinya
      Data diatas adalah Standar Warna Kabel untuk listrik 3 phase dibawah tahun 2009.
      dan untuk tahun 2011 keatas, standar warna kabel phase T menjadi warna hitam, sedangkan biru untuk netral.
      Akan kita tambahkan sebagai koreksi

      Hapus
  17. mas klo tegangan kerja untuk jaringan tegangan menengah itu 380 volt atau 20 kv?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jaringan Menengah biasa menggunakan tegangan 20.000Volt (20KV)

      Thanks

      Hapus
  18. 125% acuan standarnya darimana ya?

    BalasHapus
  19. Pak, mau tanya bagusnya pake kabel ukuran berapa ya dengan listrik 3 phase masing2 phase 30 ampere. untuk dipergunakan instalasi coldroom storage. dengan listrik daya 33.000 va... mohon informasinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk daya listrik 33.000VA sebaiknya menggunakan Kabel dengan ukuran minimal 10mm2.
      Salam

      Hapus
  20. pak, mau tanya untuk mesin pengering 3 phase dengan daya 250 KVA membutuhkan kabel ukuran berapa ya..? mohon informasinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih atas kunjungannya
      Untuk Alat listrik 3 phase 250KVA, kita anggap cosphi 0,8, berarti dayanya 200KW.
      Besar Arus Maks: 200.000W : (380v x 0,8 x 1,732) = 380 Ampere.
      Dapat digunakan Kabel NYY 240mm
      Tabel KHA yang lebih lengkap dapat dilihat pada:
      http://kumpulan-ilmu-pengetahuan-umum.blogspot.co.id/2017/07/tabel-kemampuan-hantar-arus-kha-berbagai-jenis-kabel-listrik.html

      Salam

      Hapus
  21. Pak Arti kabel TVV 4X6 MM² itu maksudnya gmana? Ini kabel buat motor 3 phase , dengan kuat arus 17.5 A.

    BalasHapus
  22. Kalau arti 4 x 6 mm2, artinya kabel tersebut terdiri dari 4 Kabel di dalamnya, dan masing-masing memiliki ukuran Luas penampang 6mm2.
    Kalau Jenis Kabel TVV, saya belum pernah tahu.
    Salam

    BalasHapus
  23. Pak bagaimana cara menentukan diameter kabel serabut. Trims infonya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pak saya punya kabel serabut utk merangkai kontrol panel, tp data kabelnya tidak punya( diameter atau AWG nya). Arus nominal bebanya 10 A resistif. Apakah harus diukur satu kabel serabutnya lalu di kalikan jumlah serabutnya, atau ada cara lain. Trims atas infonya

      Hapus
    2. O iya pak, sy punya 2 jenis kabel, serabut tembaga Dan serabut aluminum, apa benar yg aluminum lebih baik. Trims

      Hapus
    3. ukur diameter semua kabel serabut sekaligus digabung, lalu dihitung luas permukaannya (Luas lingkaran).
      Salam

      Hapus
    4. Kabel Tembaga yang lebih baik untuk menghantarkan Listrik, karena memiliki tahanan jenis yang lebih rendah.

      TAHANAN JENIS PENGHANTAR

      Salam

      Hapus
  24. saya mau tanya admin,
    ada trafo 1000 kVA, nah untuk menentukan ukuran kabel singlecore TM n2xsy, menggunakan rumus apa ya,..
    mohon pencerahannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk menentukan Ukuran Kabel, kita harus mengetahui besar Arus (Ampere).
      jika Cosphi 0,8, maka 1000KVA=800KW,, daya (P)= 800.000Watt
      Untuk menghitung besar Arus listrik 3 Phase:
      I = P : (V x cosphi x akar3)
      I = 800.000 : (380v x 0,8 x 1,73)
      I = 1521,14 A

      Kemudian kita lihat Tabel KHA untuk kabel Aluminium, dapat dilihat pada:
      TABEL KHA KABEL (LENGKAP)

      Untuk Safety Factor, besar Arus dapat dikalikan dengan 125%.

      Thanks

      Hapus
    2. saya sudah dapat nilai itu master, tapi di tabel KHA nya untuk kabel CU gak ada? kabel N2XSY bukankah kabel berinti tembaga??
      nah intinya saya kebingungan menemukan ukuran kabel yang sesuai untuk outgoing dari kubikel ke primer trafo kapasitas 1000 kVA
      tolong pencerahannya master

      Hapus
  25. Anda dapat menggunakan Kabe inti tembaga ukuran 240mm2 x 3 Yang dijadikan satu untuk masing-masing Phase

    Thanks

    BalasHapus
  26. Slmt siang pak,PLN akan menghapus tegangan dibawah 4400va,jika planggan 900va diharuskan pindah ke 4400va,apakah instalasi lama dgn kabel 2,5mm masih cukup aman pak ? dan instalasi yg menggunakan kabel 1,5mm tentu ini tdk memadai,dan untuk menyiasati hal ini,apakah bisa setelah MCB utama PLN (4400va=20amper)kita pasang MCB tambahan 10amper misalnya,agar arus yg masuk ke rumah kita diperkecil.apakah benar demikian Pak ? terima kasih atas jawabannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebaiknya Kabelnya diganti minimal menggunakan kabel 2,5mm

      Salam

      Hapus
  27. saya mau nanya ini pak admin,
    apakah dengan menyamakan ukuran penghantar fasa dan penghantar netral nilai loses pada transformator dapat diminimalisir?
    jikalau bisa caranya bagaimana pak admin?
    mhon jawabannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semakin besar Penampang penghantar yang digunakan maka akan semakin kecil kerugian/Losses yang terjadi, namun tentunya harga kabel tersebut akan semakin mahal.
      Sebaiknya sesuaikan saja ukuran kabel dengan besar Arus listriknya, dan di besarkan sedikit (125%)
      Salam

      Hapus
    2. jika arus tiap fasa nya tidak seimbang, gimana cara nentuin kabelnya pak?

      Hapus
    3. Sebaiknya masing-masing fasa di beri beban seimbang,ketidak seimbangan beban (Arus), akan menyebabkan kerugian-kerugian, dan Arus pada netral meningkat

      Thanks

      Hapus
  28. maksih ilmunya pak,saya mau tanya dirumah sudah terinstal listrik daya 900v/4A dengan besar kabel 1,5mm rencana mau upgrade ke 3500/16A apakah kabelnya harus di ganti?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masih bisa menggunakan kabel 1,5mm2

      Thanks

      Hapus
  29. Mau tanya pak klo saya pakai kabel 2x1.5 untuk instalasi listrik.dngan kapasitas 3500 watt bisa gx??
    Kebetulan 3500 itu dibagi 2 mcb.
    Sedangkam saya punya genset 5000 watt.apakah memakai kabel 2x1.5 sudah memadai

    BalasHapus
  30. Pak kbtulan listrik saya 3500 watt pke 2x1.5 dan 3x1.5.dibagi 2 mcb.kbtulsn saya rencana mau pke genset 5000 watt..apakah kabel harus diganti??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Utk daya 5000Watt, Ampere sekitar 25A, sebaiknya Kabel diganti lebih besar, minimal 2,5mm

      Thanks

      Hapus
  31. hary setiawanJanuari 14, 2018

    mas saya mau tanya...mohon bantuan nya ya mas..
    untuk skripsi saya ini..

    untuk kabel tegangan rendah jenis:

    NYA 1.5 mm2
    NYM 2x1.5 mm2 dan
    NYY 2x1.5 mm2

    berapa ya mas standar tegangan maksimal / tegangan kritis (kV) nya masing-masing kabel diatas..? mohon bantuan nya ya masss...

    BalasHapus
  32. Biasanya pada kabel tertulis berapa besar Tegangan yang dapat dilalui, dan umumnya yang standar digunakan 0,6KV (600V)
    Thanks

    BalasHapus
  33. Saya mau tanya pak, sedikit melenceng, bagaimana cara menentukan tekukan kabel yang benar? Apakah boleh tekukan kabel sampai dengan 90°?

    BalasHapus
  34. Mohon tanya pak,

    Untuk listrik 3 phase total beban 28.800 watt. Tiap phase saya tarik ke mcb untuk tiap kantor. Bagaimana cara menghitung arus per phase jika per phase daya yang dilewati 9600watt dan ukuran kabel yang aman ? (Tegangan yg digunakan tiap kantor 220v)

    Salam terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Rumus menghitung arusnya sama dengan menghitung arus pada listrik 1 phase
      I = P/V
      (arus = Daya dibagi Tegangan)
      I = 9600/220
      I = 43,6A

      Thanks

      Hapus
  35. Mau tanya pak,,klo daya 33000,bagusnya instalasi kabel ukuran brapa pak biar aman krna juga ada pemakaian genset,ac,cheleer/coller box.trimakasih sebelumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. terlbih dahulu kita harus menghitung besar arus maksimal, dan perlu kita ketahui berapa tegangan dan listrik ini 1 phase atau 3 phase

      salam

      Hapus
  36. Maaf, saya sedang searching tabel kha untuk menentukan ukuran kabel, dan saya tidak basic listrik.

    Saya aga ragu dengan tabel ini.
    Misal kha 12A, berarti kan sekitar 2112 Watt ya ?
    Watt = I x V.cosphi (misal 0,8)

    Tapi kabelnya 0,75mm ???

    Apakah saya salah hitung atau ada rumus lain atau gmn ya ?

    Mohon bantuannya.
    Trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan Ragu, Mas

      Namun utk Safety Factor, kalikan dengan 1,25 (125%))

      Thanks

      Hapus
  37. Permisi pak mau tanya. Untuk daya 41000 pake MCB 3phase 35A sama kabel ukuran 4x16mm aman gak pak?

    BalasHapus
  38. Pak mau tanya untuk daya 41kva berapa ampere MCB 3phase yg di ppakai n berapa uukuran kabel yg aman

    BalasHapus
  39. Sebaiknya Gunakan MCCB ukuran 100A, dan kabel ukuran 4 x 25mm

    BalasHapus
  40. Pak mau nanya untuk daya 41.000 pake MCB 3phase 45Ampere n pake kabel 4x16mm aman gak?

    BalasHapus
  41. Mas mau tanya klw kita pemakaiaan menggunakan watt apa seperti ini?
    Aper= Watt:Volt

    pemakaiaan kisaran 7600watt

    BalasHapus
  42. Pak, mau tanya untuk genset 5500 watt baiknya pake kabel apa ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. 5500 watt = 25Ampere
      Ukuran kabel sebaiknya gunakan 4mm2

      Hapus
  43. Pak, Daya rmh sy 1300/6A dg kabel instalasi stop kontak 2 x 2,5 mm2.
    Apakah bisa memasang 2 kulkas pada 1 stop kontak, dg daya tiap kulkas 230 watt dan 185 watt? Terima kasih

    BalasHapus
  44. Pak mau nanya utuk mnghitung besaran A maxs utuk msing2 phase gmn ya... Dya nya 100kva 3phase... Dan ukuran kabel yg danjurkan berapa mm.. Mksh pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. 100KVA, kalau cosphinya 0,8 maka = 80KW = 80.000W
      P = V x I x Cosphi x akar3
      80.000W =380V x I x 0,8 x 1,73
      I = 80.000 : (380 x 0,8 x 1,73)
      I = 80.000 : 525,92
      I = 152,1 Ampere /Phase

      Kabel dapat menggunakan ukuran 50mm2

      Hapus
  45. Pak kalau daya 2200 watt,buat stop kontak pake kabel 1,5 mm kuat ga ya?

    BalasHapus

Terima kasih atas kunjungan Anda.

Silahkan beri masukan, saran, kritik, ataupun Pertanyaan dengan kata-kata yang sopan.